Tangerang, 11 Juni 2026 — LSP GETI menghadirkan skema sertifikasi Enterprise Resource Planning (ERP) untuk mendukung kebutuhan kompetensi tenaga kerja di sektor ritel dan bisnis yang semakin terdigitalisasi. Skema ini diarahkan untuk membantu pekerja memahami alur kerja terpadu, mulai dari persediaan, penjualan, pembelian, hingga pelaporan operasional.
Kehadiran skema ERP menjadi relevan karena banyak perusahaan mulai mengandalkan sistem digital dalam mengelola proses bisnis harian. Dengan demikian, tenaga kerja tidak cukup hanya memahami administrasi manual, tetapi juga perlu mampu membaca data, mengikuti prosedur sistem, dan menjaga ketepatan input informasi.
Selain itu, sektor ritel membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja cepat, akurat, dan terkoordinasi. Melalui skema ini, LSP GETI mendorong penguatan kompetensi agar pekerja dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri yang berbasis sistem.
Baca juga: LSP GETI Buka Akses Sertifikasi Profesi Lebih Mudah
Penguatan Kompetensi Digital Operasional
ERP merupakan sistem yang mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu platform. Dalam praktiknya, sistem ini digunakan untuk membantu perusahaan memantau stok, mencatat transaksi, mengelola pesanan, serta menyusun laporan yang dibutuhkan manajemen.
Namun, penggunaan ERP tidak hanya bergantung pada perangkat lunak. Kualitas pengguna tetap menjadi faktor penting karena kesalahan input, keterlambatan pembaruan data, dan lemahnya pemahaman prosedur dapat berdampak pada keputusan bisnis.
Karena itu, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu cara untuk memastikan pekerja memiliki standar kemampuan yang terukur. LSP GETI menempatkan skema ERP sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi transformasi digital di lingkungan usaha.
Baca juga: LSP GETI Dorong Tenaga Kerja Siap Bersaing Industri
Menjawab Kebutuhan Ritel dan Bisnis
Di sektor ritel, ERP dapat membantu pengendalian persediaan, pemantauan penjualan, dan koordinasi antarcabang. Sementara itu, pada bisnis skala kecil dan menengah, pemahaman ERP dapat membantu pelaku usaha menyusun proses kerja yang lebih tertib.
Penerapan skema ini juga memberi ruang bagi peserta untuk memahami hubungan antara data operasional dan pengambilan keputusan. Dengan bekal tersebut, pekerja diharapkan mampu mendukung efisiensi kerja tanpa mengabaikan ketelitian administrasi.
Ke depan, kebutuhan tenaga kerja yang memahami ERP diperkirakan semakin besar seiring meningkatnya digitalisasi bisnis. Oleh karena itu, skema yang disiapkan LSP GETI dapat menjadi instrumen penting untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja yang siap pakai.
