Selamat Datang di LSP P1 LPK GETI
  
Selamat Datang di LSP P1 LPK GETI

Tangerang, 24 April 2026 — Sertifikasi ERP ritel dan bisnis dari BNSP kini makin relevan. Hal ini terjadi seiring meningkatnya adopsi sistem perencanaan sumber daya perusahaan di sektor ritel dan usaha nasional.

Sertifikasi ini mencakup uji kompetensi pengelolaan sistem ERP untuk operasional bisnis. Karena itu, sertifikat BNSP di bidang ini menjadi bukti formal kemampuan teknis yang diakui industri. Selain itu, kompetensi ERP kini aktif dicari perusahaan ritel berskala menengah hingga besar.

Berdasarkan laporan resmi Kementerian Perindustrian, transformasi digital sektor ritel masuk dalam prioritas agenda industri nasional. Sementara itu, laporan World Bank mencatat bahwa adopsi teknologi manajemen bisnis berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional usaha di negara berkembang.

Baca juga: Sistem ERP untuk Manajemen Ritel Berbasis Kompetensi

BNSP Tetapkan Standar Kompetensi ERP Lewat SKKNI

BNSP menggunakan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai acuan sertifikasi ERP. Sehingga, setiap peserta yang lulus memiliki kemampuan operasional sistem yang terstandar. Standar ini berlaku seragam di seluruh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi nasional.

Namun, pemahaman tentang sertifikasi ERP di kalangan pelaku usaha masih terbatas. Di segmen UMKM, kesadaran akan pentingnya kompetensi sistem manajemen bisnis masih rendah. Karena itu, sosialisasi sertifikasi ini perlu diperluas oleh pemerintah dan lembaga terkait.

Di sisi lain, program pelatihan berbasis digital kini tersedia melalui platform Prakerja. Program ini membantu calon peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti uji kompetensi resmi. Selain itu, pelatihan daring ini memperluas akses sertifikasi hingga ke luar kota-kota besar.

Baca juga: Sertifikasi Pemasaran Daring BNSP Jadi Bekal Strategis Karier Digital

Sertifikasi ERP Perkuat Efisiensi Bisnis dan Daya Saing Ritel

Berdasarkan laporan resmi lembaga terkait, tenaga yang menguasai sistem ERP bersertifikat memiliki nilai lebih tinggi dalam rekrutmen industri ritel. Selain itu, bisnis yang mengoperasikan ERP dengan tenaga bersertifikat berpotensi menekan kesalahan operasional secara signifikan.

World Bank mencatat bahwa pengakuan kompetensi formal meningkatkan produktivitas dan efisiensi tenaga kerja di sektor perdagangan. Karena itu, dampak sertifikasi ERP tidak hanya dirasakan individu. Namun, manfaatnya turut mendorong daya saing operasional bisnis ritel nasional secara menyeluruh.

Permintaan tenaga bersertifikat ERP di sektor ritel diperkirakan terus meningkat. Hal ini sejalan dengan kebijakan digitalisasi industri yang terus diperluas pemerintah. Sementara itu, pertumbuhan jaringan ritel modern nasional semakin memperlebar peluang kerja di bidang operasional berbasis sistem digital.

Leave a Reply