Jakarta, 06 Juli 2026 – Tantangan dunia kerja di era digital menuntut mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk tidak hanya memiliki ijazah akademik, tetapi juga pengakuan keahlian lintas fungsi. Menjawab tantangan tersebut, sebanyak 58 mahasiswa Universitas Nasional (UNAS) sukses mengikuti Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk skema Digital Marketing.
Acara yang berlangsung pada tanggal 4 Juli 2026 di lingkungan Kampus UNAS ini merupakan kolaborasi strategis antara UNAS dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) GETI. Kabar membanggakan datang di akhir kegiatan, di mana seluruh peserta yang berjumlah 58 mahasiswa tersebut dinyatakan “KOMPETEN”.
Mahasiswa Sosiologi Merambah Dunia Digital
Yang menarik dalam kegiatan kali ini adalah antusiasme tinggi dari mahasiswa Jurusan Sosiologi UNAS. Kehadiran mahasiswa Sosiologi dalam skema Digital Marketing menunjukkan tren positif di mana ilmu sosial mulai bersinergi erat dengan teknologi informasi.
Para mahasiswa Sosiologi ini membuktikan bahwa pemahaman mereka tentang perilaku masyarakat, dinamika kelompok, dan tren sosial merupakan modal besar dalam menyusun strategi pemasaran digital yang tepat sasaran. Dengan sertifikasi ini, mahasiswa Sosiologi UNAS kini memiliki nilai tambah unik: kemampuan menganalisis fenomena sosial sekaligus mengeksekusinya dalam kampanye digital yang profesional.
Sinergi Akademik dan Standar Industri
Kegiatan sertifikasi ini merupakan langkah nyata UNAS dalam meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif. Dengan menggandeng LSP GETI, mahasiswa diuji berdasarkan standar kompetensi kerja nasional yang ketat. Selama proses asesmen, para peserta diuji mengenai kemampuan mereka dalam optimasi media sosial, strategi konten, SEO, hingga analisis data pemasaran.
Capaian Membanggakan: 100% Lulus
Pencapaian 100% tingkat kelulusan dari 58 mahasiswa—termasuk kelompok dari jurusan Sosiologi—menunjukkan bahwa proses pendampingan dan kurikulum di UNAS telah mampu menjawab standar industri. Para asesor dari LSP GETI mengakui bahwa para mahasiswa mampu mendemonstrasikan keahlian teknis dengan sangat baik.
Perwakilan dari LSP GETI menyampaikan bahwa sertifikat BNSP ini akan menjadi pendamping ijazah (SKPI) yang sangat kuat. “Mahasiswa Sosiologi yang menguasai Digital Marketing adalah kombinasi langka yang sangat dibutuhkan industri untuk memahami psikologi konsumen di ruang digital,” ujarnya.
Menyiapkan Lulusan Multitalenta
Pihak universitas menegaskan bahwa program ini bertujuan memastikan setiap lulusan, apa pun jurusannya, memiliki daya saing di bursa kerja global. Sertifikasi ini memberikan legitimasi bagi mahasiswa Sosiologi untuk berkarir sebagai Digital Strategist, Social Media Manager, atau Market Researcher yang handal.
Dengan menyandang status kompeten dari BNSP, 58 mahasiswa UNAS ini kini siap melangkah ke dunia profesional dengan kepercayaan diri tinggi, membawa perubahan positif bagi industri digital Indonesia.
Baca Juga : Perbedaan Standar Kompetensi Kerja Indonesia dan Jepang di Sektor Manufaktur
