Tangerang, 26 Mei 2026 — LSP GETI bantu tenaga kerja siap masuk industri melalui sertifikasi kompetensi yang menilai kemampuan kerja secara terukur, sesuai standar, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
Kesiapan kerja kini tidak cukup hanya mengandalkan ijazah atau pengalaman informal. Industri membutuhkan tenaga kerja yang mampu menunjukkan bukti kompetensi, memahami proses kerja, serta siap mengikuti standar operasional di tempat kerja.
BNSP menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi dilaksanakan untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan tenaga kerja pada berbagai sektor profesi. Dengan demikian, sertifikat kompetensi menjadi instrumen penting dalam memperkuat posisi tenaga kerja di pasar kerja.
Baca juga: Sertifikasi Marketplace Tingkatkan Penjualan Bisnis Online
Sertifikasi Jadi Bukti Kompetensi
Melalui proses asesmen, peserta tidak hanya dinilai dari sisi pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan sikap kerja. Pola ini membantu industri memperoleh tenaga kerja yang lebih siap, karena kompetensi peserta diuji berdasarkan skema yang jelas.
LSP GETI berperan membantu peserta memahami alur sertifikasi, menyiapkan dokumen persyaratan, dan mengikuti uji kompetensi sesuai bidang yang dipilih. Pada laman skema sertifikasinya, LSP GETI mencantumkan beberapa bidang seperti penjualan daring, pemasaran daring, content creator, perdagangan ekspor, administrasi logistik ekspor, hingga pendampingan UMKM digital.
Kebutuhan ini semakin relevan karena pasar kerja Indonesia terus bergerak. BPS mencatat jumlah penduduk bekerja pada Februari 2026 mencapai 147,67 juta orang, naik 1,896 juta orang dibanding Februari 2025. Tingkat Pengangguran Terbuka pada periode yang sama sebesar 4,68 persen.
Baca juga: LSP GETI Perluas Akses Sertifikasi Profesi Resmi BNSP
Kesiapan Kerja Perlu Diukur
Data tersebut menunjukkan persaingan kerja tetap ketat, meskipun serapan tenaga kerja meningkat. Karena itu, tenaga kerja perlu memiliki pembeda yang dapat diverifikasi, bukan sekadar klaim kemampuan di CV.
Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu cara untuk membuat kemampuan peserta lebih mudah dibaca perusahaan. Bagi pencari kerja, sertifikasi dapat memperkuat portofolio. Bagi pekerja aktif, sertifikasi membantu meningkatkan kredibilitas profesional.
Pemerintah juga mendorong Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja.
Dengan dukungan LSP GETI, tenaga kerja memiliki jalur lebih terstruktur sebelum masuk industri. Hasil akhirnya bukan hanya sertifikat, tetapi kesiapan kerja yang lebih jelas, terukur, dan sesuai kebutuhan lapangan.
